Langsung ke konten
Semua program
📣 Aspirasi & Pengaduan Seluruh Desa Bumijawa Mulai 100 hari pertama

Pelaporan Cepat Keluhan Warga

Lewat aplikasi Wadul Lurahe · portal Bumijawa Digital

Coba demo Wadul Lurahe — mockup untuk peragaan, bukan layanan resmi desa.

Lapor masalah di lapangan langsung ke kepala desa lewat aplikasi Wadul Lurahe — dari HP, WhatsApp, atau RT. Setiap laporan ditanggapi paling lambat 24 jam.

Keluhan warga harus sampai ke kepala desa dan cepat ditindaklanjuti. Program ini dijalankan lewat aplikasi Wadul Lurahe — dalam bahasa Tegal-an artinya lapor langsung ke kepala desa.

Masalahnya sekarang

  • Keluhan berhenti di obrolan — jalan rusak di depan pasar, parkir bongkar muat yang membuat macet, jalan berlubang di banyak titik: sudah lama dilihat dan dikeluhkan warga.
  • Tidak jelas harus lapor ke siapa.
  • Sudah lapor, tidak ada kabar — warga tidak tahu laporannya ditindaklanjuti atau belum.

Solusinya

Satu pintu pengaduan, aplikasi Wadul Lurahe, yang langsung sampai ke kepala desa, dengan janji yang jelas: setiap laporan ditanggapi paling lambat 24 jam.

Artinya, dalam 24 jam kepala desa menanggapi laporan dan menunjuk siapa yang bertanggung jawab menanganinya. Itu bukan janji masalahnya beres dalam 24 jam — perbaikan jalan, misalnya, tetap butuh waktu — tetapi pelapor tahu laporannya sudah ditangani dan oleh siapa.

Khusus parkir bongkar muat pasar, penyelesaiannya ada di program Optimalisasi PADes & Transparansi APBDes: desa menyediakan lahan parkir khusus yang sekaligus menjadi pemasukan desa.

Yang bisa dilaporkan

  • Jalan, jembatan & lampu jalan
  • Sampah
  • Air bersih & saluran
  • Bencana & kedaruratan
  • Bantuan sosial yang tidak tepat sasaran
  • Pelayanan aparat desa
  • Keamanan & ketertiban

Cara lapor

  • Website dari HP — buka, isi, kirim. Tidak perlu memasang aplikasi.
  • Bot WhatsApp — lapor lewat chat, semudah kirim pesan biasa.
  • Lewat RT — warga yang tidak memakai HP cukup menyampaikan ke ketua RT, nanti RT yang melaporkan atas nama warganya.

Sertakan foto dan lokasi kalau bisa, supaya petugas langsung tahu titiknya.

Alurnya

  1. Diterima — laporan masuk langsung ke kepala desa dan dapat nomor laporan.
  2. Ditanggapi ≤ 24 jam — kepala desa meneruskannya ke perangkat yang bertanggung jawab (kepala seksi atau kepala dusun).
  3. Ditangani — petugas turun ke lapangan.
  4. Selesai — disertai foto bukti penyelesaian.

Laporan bencana langsung diteruskan juga ke tim SIBAT PMI Desa Bumijawa (Siaga Bencana Berbasis Masyarakat), supaya penanganan darurat bisa bergerak secepatnya.

Keterbukaan & privasi

  • Pelapor dikabari di setiap tahap, sampai selesai.
  • Setiap warga hanya bisa melihat laporannya sendiri. Identitas pelapor tidak dibuka ke publik.

Kapan mulai

Program ini dimulai dalam 100 hari pertama masa jabatan, dengan peluncuran aplikasi Wadul Lurahe.

Bagian dari Bumijawa Digital

Aplikasi Wadul Lurahe adalah satu dari empat aplikasi di portal Bumijawa Digital (BuDi): Wadul Lurahe, Urus Surat Digital, Open APBDes, dan myPBB. Keempatnya bisa dibuka dari satu website dan satu nomor WhatsApp desa.

Setuju program ini penting? Bantu sebarkan.

Bagikan ke WhatsApp

Program lainnya