Langsung ke konten
Semua jurnal
Dusun Bandarsari

Dari Edi jadi Budi

Nama resminya Edi Purwanto, tapi hampir semua warga Bumijawa mengenalnya sebagai Budi. Ini kisah di balik nama itu.

Di KTP, namanya tertulis Edi Purwanto. Namun coba tanyakan kepada warga Bumijawa siapa Edi Purwanto itu — tidak sedikit yang perlu berpikir sejenak. Sebut saja Mas Budi, dan hampir semua orang langsung tahu.

Nama Budi ternyata punya kisahnya sendiri, dan kisah itu dimulai ketika ia masih kecil.

Lengan yang patah berulang kali

Jatuh adalah hal biasa bagi anak-anak. Namun yang dialami Edi kecil lebih dari sekadar jatuh: lengannya patah, dan bukan hanya sekali. Belum lama tulangnya pulih, lengannya patah lagi. Bagi keluarganya, itu masa yang berat — berulang kali harus mengobati dan menunggu dengan sabar sampai tulangnya kembali tersambung.

Bagi orang tua zaman dulu, musibah yang terus berulang seperti itu tidak dianggap kebetulan semata. Dalam kepercayaan Jawa dikenal istilah kabotan jeneng: nama yang terlalu berat untuk disandang seorang anak. Ketika seorang anak sering sakit atau sering celaka, salah satu ikhtiar yang lazim dilakukan adalah mengganti namanya.

Keputusan sang nenek

Yang akhirnya mengambil keputusan adalah neneknya. Sang nenek menetapkan bahwa mulai saat itu cucunya tidak lagi dipanggil Edi. Namanya diganti menjadi Budi, disertai doa agar ia tumbuh sehat dan selamat.

Keluarga dan tetangga pun mulai memanggilnya Budi. Apakah karena namanya, atau karena tubuhnya memang makin besar dan makin kuat, tidak ada yang bisa memastikan. Yang jelas, nama Budi melekat dan tidak pernah lepas lagi.

Nama yang dikenal luas

Nama Edi Purwanto tetap dipakai untuk urusan resmi. Namun dalam keseharian — di masa sekolah, saat melayani warga sebagai perangkat desa, hingga saat aktif di PMI — ia dikenal sebagai Budi. Nama itulah yang kemudian populer dan dikenal luas oleh masyarakat Bumijawa.

Jadi, kalau kamu menemukan nama Edi Purwanto di dokumen resmi, itu adalah orang yang sama dengan Mas Budi yang selama ini kamu kenal.

Arti sebuah nama

Kata budi berarti akal dan kebaikan hati, seperti dalam budi pekerti. Disengaja oleh sang nenek atau tidak, nama itu kini juga menjadi semangat gerakan ini: Bumijawa Berbudi.

Kenali Mas Budi lebih jauh di halaman Profil.

Suka ceritanya? Bagikan ke grup WA.

Bagikan ke WhatsApp